Ahmad Toriq - detikNews
Rabu, 28/03/2012 19:05 WIB
Jakarta Ketua Fraksi Gerindra DPR RI, Widjono Hardjanto, dipecat dari DPR karena tidak pernah hadir dalam rapat selama lebih dari 2 tahun. Awalnya Gerindra memprotes keputusan tersebut, namun kini mereka pasrah.
"Nanti kita akan bicarakan dengan DPP. Mungkin nanti kita buat lebih smooth. Karena dia kan memang benar-benar sakit," kata Sekretaris Fraksi Gerindra, Edi Prabowo, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3/2012).
Edi menjelaskan pihaknya masih mengintip kemungkinan membatalkan keputusan pemecatan tersebut. Namun, ia menambahkan, apapun hasil usaha fraksinya akan diserahkan ke DPP Gerindra.
"Ya nanti kita mau lihat lewat tim legal kita, kalaupun harus keluar kita serahkan ke DPP," jelasnya.
Seperti diketahui Ketua Fraksi Partai Gerindra, Widjono Hardjanto yang diketahui sedang sakit diberhentikan dari DPR karena tidak pernah hadir dalam rapat di DPR sejak Oktober 2009. Gerindra protes dan tidak akan mengakui putusan BK DPR tersebut.
"Nanti kita akan bicarakan dengan DPP. Mungkin nanti kita buat lebih smooth. Karena dia kan memang benar-benar sakit," kata Sekretaris Fraksi Gerindra, Edi Prabowo, di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (28/3/2012).
Edi menjelaskan pihaknya masih mengintip kemungkinan membatalkan keputusan pemecatan tersebut. Namun, ia menambahkan, apapun hasil usaha fraksinya akan diserahkan ke DPP Gerindra.
"Ya nanti kita mau lihat lewat tim legal kita, kalaupun harus keluar kita serahkan ke DPP," jelasnya.
Seperti diketahui Ketua Fraksi Partai Gerindra, Widjono Hardjanto yang diketahui sedang sakit diberhentikan dari DPR karena tidak pernah hadir dalam rapat di DPR sejak Oktober 2009. Gerindra protes dan tidak akan mengakui putusan BK DPR tersebut.